
Visual Design
Visual Produk Marketplace — Foto Studio Tanpa Studio Foto
Masalah yang dialami hampir semua UMKM: produknya bagus, fotonya seadanya. Sewa studio foto untuk ratusan SKU tidak masuk akal — biayanya bisa lebih besar dari untung produknya.
Pendekatannya
Foto produk asli tetap diambil dulu — itu jangkarnya, karena barangnya memang harus ada dan terlihat apa adanya. Dari situ, visual bergaya studio dibuat dengan bantuan AI: latar bersih, pencahayaan rata, dan produk ditampilkan bersama kemasan retailnya.
Perlu jujur soal ini: gambar di atas bukan hasil kamera. Itu visual yang dibuat dengan bantuan AI (Google Gemini), memakai produk nyata sebagai acuan. Saya menyebutnya apa adanya, karena pembeli berhak tahu apa yang mereka lihat — dan karena justru itu nilainya: hasil setara studio, tanpa biaya studio.
Grafis listing yang seragam
Selain visual produk, tiap listing dapat grafis dengan format yang sama: nama seri, varian warna, dan spesifikasi (diameter, tinggi, volume) langsung di gambar. Pembeli marketplace jarang membaca deskripsi — mereka membaca gambar.
Hasilnya
Katalog ratusan produk bisa punya visual yang konsisten dan layak pajang, tanpa satu pun sesi foto studio berbayar. Untuk toko yang jualan di banyak marketplace sekaligus, keseragaman itu yang bikin toko terlihat serius.
Have a project in mind?


