Jasa Pengembangan Web
WEB
Jasa pengembangan web di Tangerang: toko online, company profile, dan pembenahan situs yang lambat.
Kebanyakan website UMKM gagal bukan karena jelek, tapi karena tidak dipakai: lambat dibuka, katalognya tidak lengkap, dan tidak pernah muncul di Google. Situs seperti itu bukan aset — cuma biaya bulanan.
Saya mengerjakan pengembangan web dari Tangerang, dengan cara yang berbeda: yang dikejar bukan tampilan, tapi apakah situsnya benar-benar mendatangkan pembeli.
Konsultasi GratisYang saya kerjakan
Toko online — katalog produk, pembayaran, manajemen pesanan, dan alur pembelian yang tidak membuat pembeli menyerah di tengah jalan.
Company profile dan landing page — cepat dibuka, jelas isinya, dan dirancang supaya orang tahu harus menghubungi Anda lewat mana.
Pembenahan situs yang sudah ada — migrasi ke server yang benar, cache, kompresi, dan perbaikan SEO teknis. Sering kali ini jauh lebih murah daripada membangun ulang dari nol.
Integrasi — menyambungkan situs ke WhatsApp, marketplace, dan stok gudang, supaya web Anda bukan pulau yang terpisah dari operasional.
Kenapa kecepatan dan SEO teknis, bukan cuma tampilan
Situs yang cantik tapi lambat tetap ditinggalkan sebelum gambarnya selesai dimuat. Dan situs yang tidak muncul di Google berarti Anda membayar iklan seumur hidup untuk mendatangkan orang yang sebenarnya sedang mencari Anda.
Pada toko peralatan dapur yang saya tangani, pekerjaannya bukan mendesain ulang, tapi memindahkan ke server sendiri, memperbaiki cache, mengimpor 345+ produk dengan rapi, dan membenahi meta, alt text, structured data, sampai sitemap. Setelah itu halaman produknya mulai terindeks — bukan lagi etalase mati.
Pekerjaan nyata
Biaya
Pembuatan website atau toko online mulai Rp3 juta per proyek. Pembenahan situs yang sudah ada dihitung sesuai lingkupnya dan sering kali lebih murah. Konsultasi awal gratis.
Rincian semua paketPertanyaan Umum
Berapa biaya jasa pembuatan website di Tangerang?
Pembuatan website atau toko online mulai Rp3 juta per proyek. Angka pastinya ditentukan oleh jumlah halaman, apakah ada katalog produk, dan berapa banyak sistem yang harus disambungkan — menyambungkan toko ke stok gudang, misalnya, jauh lebih berat daripada membuat halaman statis.
Bisa memperbaiki website yang sudah ada, bukan bikin baru?
Bisa, dan itu justru sering lebih murah. Saya pernah menangani toko WooCommerce dengan 345+ produk: dipindahkan dari shared hosting ke server sendiri, katalognya diimpor, SEO teknisnya dibereskan. Situs yang sudah berjalan lebih mudah karena datanya sudah ada — yang perlu dibereskan biasanya kecepatan dan struktur, bukan tampilannya.
Website-nya cepat atau berat?
Kecepatan itu bukan bonus, itu syarat — pembeli meninggalkan halaman yang lambat sebelum sempat melihat produk Anda. Pada toko yang saya tangani, TTFB turun ke kisaran 58ms dan ukuran halaman berkurang sekitar 46% setelah dipindah ke server sendiri dengan cache yang benar.
Bisa sekalian disambungkan ke stok gudang atau marketplace?
Bisa, dan di situlah nilai terbesarnya. Saya membangun sinkronisasi dua arah antara stok gudang dan WooCommerce: stok berubah di gudang, web ikut berubah; ada order di web, catatan gudang ikut berkurang. Selisih stok itu kelihatannya sepele, tapi ujungnya pembeli kecewa dan review jelek.
Pakai WordPress atau dibangun dari nol?
Tergantung kebutuhan, bukan tergantung tool favorit saya. Toko dengan ratusan produk dan tim yang harus mengelola sendiri biasanya lebih masuk akal dengan WooCommerce. Situs yang butuh performa tinggi dan tampilan khusus saya bangun dengan Next.js — situs yang sedang Anda baca ini salah satunya.
Have a project in mind?